Call: 0123456789 | Email: info@example.com

Perkembangan Saraf Terjepit


Tingkat keparahannya dipengaruhi pada level vertebra mana saraf terjepit terjadi. Berikut adalah contoh-contoh levelnya:

 

Servikal – Nyeri di leher, bahu, dan lengan

Thoracic – Nyeri menjalar ke dada

Lumbar – Nyeri menjalar ke bokong, paha, kaki

 

Sindrom Cauda Equina terjadi dari pusat piringan dan kondisi ini membutuhkan tindakan operasi sesegera mungkin. Gejalanya meliputi nyeri kedua kaki, hilangnya sensasi perianal (anus), kelumpuhan kandung kemih, dan kelemahan sfingter anal.

 

Diagnosis Saraf Terjepit

Tulang belakang diperiksa dengan cara pasien berbaring dan berdiri. Karena pergerakan otot, perubahan kelengkungan tulang belakang dapat dideteksi. Nyeri radikuler (radang saraf tulang belakang) dapat meningkat ketika tekanan diberikan ke tingkat tulang belakang yang terkena.

 

Tes Lasegue, juga dikenal sebagai Straight-leg Raising Test, juga bisa dilakukan. Pasien berbaring, lutut diluruskan, dan pinggul ditekuk. Jika nyeri terasa, ini merupakan indikas bahwai akar saraf lumbosakral bawah meradang.

 

Tes neurologis lainnya juga dilakukan untuk menentukan hilangnya sensasi dan/atau fungsi motorik. Refleks abnormal dicatat karena perubahan ini dapat mengindikasikan lokasi saraf terjepit.

 

Penggunaan alat radiografi bermanfaat untuk pengecekan saraf terjepit, tetapi Computed Axial Tomography (CAT) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) dapat memberikan lebih banyak detail. MRI adalah metode terbaik yang memungkinkan dokter untuk melihat jaringan tulang belakang lunak yang tidak terlihat dalam x-ray konvensional.

 

Hasil Radiografi Saraf Tejepit

Temuan dari pemeriksaan dokter dan pemakaian alat dibandingkan untuk membuat diagnosis yang tepat. Dengan begitu, lokasi saraf terjepit dapat diketahui sehingga dokter dapat memberikan perawatan yang tepat kepada pasien.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *